Api Mengamuk di Pemukiman Padat Penduduk di Seberang Padang, Satu Unit Rumah Hangus Terbakar
PNews | Padang (SUMBAR)--- Kebakaran hebat melanda satu unit rumah hunian di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Seberang Palinggam (Jl. Bukik Lantik), RT 004/RW 004, Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa laporan kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 10.11 WIB. Hanya berselang satu menit, tepatnya pukul 10.12 WIB, tujuh unit armada langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 5 kilometer. Petugas tiba di lokasi pada pukul 10.17 WIB dan berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 10.46 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui setelah terlihat asap keluar dari arah rumah korban. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Objek yang terbakar merupakan rumah milik Herman Nofrianto Halim (46), seorang karyawan swasta. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan tiga orang anggota. Akibat kebakaran ini, satu unit rumah dengan luas sekitar 200 meter persegi hangus terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah dilaporkan selamat dan tidak ada yang mengungsi. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.
Petugas berjibaku memadamkan api di tengah kondisi lingkungan yang cukup sulit, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk dengan akses jalan yang sempit dan dipadati warga. Kebakaran ini juga berpotensi merembet ke empat bangunan rumah lainnya dengan luas area terdampak sekitar 700 meter persegi. Berkat kesigapan petugas, potensi kerugian yang lebih besar, diperkirakan mencapai Rp1 miliar, berhasil dicegah.
Sebanyak 90 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan kejadian ini, terdiri dari Damkar Kota Padang, PMI, TNI, Polri, Satpol PP, serta pihak kelurahan dan kecamatan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
#MEP








Tidak ada komentar