Breaking News

GESID Gandeng DPD RI, 175 UMKM Disiapkan Tembus Sertifikasi Halal Gratis


P
News
| JAKARTA--- Komitmen mendorong pelaku usaha naik kelas kembali ditegaskan Badan Pengurus Nasional (BPN) Generasi Emas Indonesia (GESID) melalui kolaborasi strategis bersama DPD RI. Lewat talkshow bertajuk “Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM” yang digelar di Ruang Mataram, Gedung DPR RI, Senayan, Senin (13/4/2026), program ini sukses menarik antusiasme tinggi dari pelaku usaha.

Awalnya, panitia hanya membuka kuota untuk 100 peserta. Namun dalam waktu tiga hari, jumlah pendaftar melonjak drastis hingga mencapai 175 pelaku UMKM. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan sertifikasi halal semakin mendesak, sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program yang diinisiasi oleh Gesid Halal Center.

Mengusung tema “Kehalalan Sebuah Keniscayaan, UMKM adalah Pondasi Ekonomi Bangsa”, kegiatan ini menegaskan bahwa sertifikasi halal kini bukan lagi sekadar formalitas, melainkan kebutuhan utama dalam memenangkan persaingan pasar.

Anggota DPD RI asal Riau, Sewitri, menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang harus diperkuat secara menyeluruh. Kehalalan hari ini bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Negara harus hadir memastikan akses sertifikasi halal ini dapat dijangkau seluruh pelaku UMKM, khususnya di daerah, tegasnya.

Senada dengan itu, Analis Kebijakan Ekonomi APINDO, Ajib Hamdani, menyebut sertifikasi halal sebagai nilai tambah strategis bagi produk UMKM. “Produk bersertifikat halal memiliki daya saing lebih tinggi. Ini bukan hanya soal kepatuhan, tapi juga peluang memperluas pasar,” ujarnya.

Dalam sesi teknis, Direktur Sertifikasi Halal BPJPH, Yanis Naini, memaparkan berbagai kemudahan dalam proses pengajuan sertifikasi, termasuk skema pendampingan gratis bagi UMKM.

Sementara itu, Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II, Nurjaeni, menekankan pentingnya distribusi produk halal yang merata dan terjamin di seluruh wilayah Indonesia.

Ketua Gesid Halal Center, Murni Mupardila, menegaskan bahwa GESID hadir sebagai jembatan antara pelaku UMKM dan kebijakan pemerintah.

“Kami memastikan UMKM tidak berjalan sendiri. Pendampingan terstruktur, termasuk dalam proses sertifikasi halal, menjadi fokus utama kami,” ungkapnya.

Kegiatan yang dimoderatori Alya Cahaya ini berlangsung interaktif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Melalui kolaborasi ini, sertifikasi halal diharapkan tidak lagi menjadi hambatan, melainkan peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas, memperluas pasar, dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional.


#Mep/Fatur Fadli



Tidak ada komentar

"BOFET HARAPAN PERI"


Selamat datang... Semoga Anda Puas, Silahkan Share