Breaking News

Upaya Maximal PDAM Pulihkan Layanan Pascabencana, Hampir 49 Persen Warga Kabupaten Solok Terdampak

MWawasan, Solok (SUMBAR)~ Pascabencana hidrometeorologi yang merusak jaringan distribusi air bersih, Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah terus mengintensifkan upaya pemulihan layanan di berbagai wilayah Kabupaten Solok. Hingga kini, perbaikan masih berlangsung dan difokuskan pada titik-titik jaringan utama yang mengalami kerusakan paling berat.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Febri Fauza, S.P., M.M., mengungkapkan bahwa dari 12 unit layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola PDAM Kabupaten Solok dan tersebar di 11 kecamatan, sebagian besar terdampak cukup serius akibat bencana hidrometeorologi tersebut, Jumat (30/1/2026).

“Berdasarkan pendataan terakhir, tercatat sebanyak 8.161 sambungan rumah atau sekitar 40.805 jiwa terdampak, sehingga hampir 49 persen masyarakat Kabupaten Solok mengalami gangguan layanan air bersih,” jelas Febri Fauza.

Salah satu wilayah prioritas pemulihan adalah Unit SPAM Alahan Panjang. Di kawasan ini, PDAM memusatkan perbaikan pada jalur distribusi utama sepanjang Jalan Gajah Mada yang mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir dan pergeseran tanah. Penanganan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari perbaikan kebocoran pipa, pembersihan material penyumbat pascabanjir, hingga penelusuran jaringan untuk memastikan stabilitas aliran air.

PDAM mencatat progres pemulihan mulai menunjukkan hasil. Aliran air telah kembali mengalir di sejumlah titik di sisi kiri dan kanan Jalan Gajah Mada, meskipun tekanan dan kontinuitas aliran masih dalam tahap penyesuaian.

“Normalisasi layanan kami lakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan gangguan lanjutan pada jaringan yang sedang dalam proses pemulihan,” tambahnya.

Untuk mempercepat pemulihan, PDAM mengerahkan dua regu teknis yang bekerja secara bergantian, bahkan hingga malam hari. Pekerjaan perbaikan dilakukan hingga pukul 23.00 WIB, menyesuaikan dengan kondisi lapangan serta tingkat kerusakan jaringan

“Hingga saat ini pekerjaan belum kami hentikan, mengingat kompleksitas kerusakan pascabencana. Pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan. Kami pastikan pekerjaan berjalan setiap hari sampai aliran air benar-benar stabil dan merata ke seluruh pelanggan terdampak,” tegas Febri Fauza.

Selain pembenahan jaringan utama, PDAM juga tetap menyalurkan layanan air bersih darurat menggunakan mobil tangki ke wilayah yang belum sepenuhnya pulih, guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Medison,M.Si., menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap seluruh langkah yang diambil manajemen, khususnya dalam penanganan gangguan layanan pascabencana.

“Kami selalu mengawasi kinerja PDAM agar manajemen bekerja secara maksimal, transparan, dan bertanggung jawab dalam menangani keluhan masyarakat. Gangguan ini memang tidak ringan, namun upaya perbaikan yang dilakukan sudah berjalan sesuai tahapan teknis,” ujarnya.

Secara keseluruhan, PDAM Kabupaten Solok menilai proses pemulihan pascabencana menunjukkan tren positif, meski masih membutuhkan waktu serta pengawasan teknis berkelanjutan agar layanan air bersih dapat kembali normal secara permanen di seluruh wilayah Kabupaten Solok. 

#Rinal 

Tidak ada komentar

"BOFET HARAPAN PERI"


Selamat datang... Semoga Anda Puas, Silahkan Share