Ditemukan Terlantar Tanpa Identitas, Anak Perempuan Difabel Akhirnya Dipulangkan ke Keluarga
PNews | Solok (SUMBAR)--- Kepedulian masyarakat dan respons cepat pemerintah kembali membuahkan hasil kemanusiaan. Seorang anak perempuan penyandang disabilitas mental yang sempat ditemukan terlantar tanpa identitas di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan ayah kandungnya di Kabupaten Solok Selatan.
Anak tersebut pertama kali ditemukan warga dalam kondisi kebingungan dan sendirian di sekitar kawasan SDN 02 Bukit Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, (Sabtu, 18/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Karena tidak mampu berbicara dan tidak membawa dokumen identitas apa pun, warga kesulitan mengetahui asal-usul serta keluarga sang anak.
Untuk menjamin keselamatan dan mencegah risiko yang lebih besar, masyarakat setempat kemudian membawa anak tersebut ke Polsek Lembang Jaya guna mendapatkan perlindungan sementara sembari menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.
Laporan temuan itu segera ditindaklanjuti Dinas Sosial Kabupaten Solok. Melalui koordinasi cepat, identifikasi ciri-ciri anak disebarluaskan melalui jejaring sosial kesejahteraan, melibatkan Pendamping PKH, TKSK, PSM, Karang Taruna, hingga TAGANA lintas daerah.
Upaya kolektif tersebut akhirnya menemukan titik terang. Informasi valid diterima dari Kabupaten Solok Selatan yang memastikan bahwa anak perempuan difabel tersebut merupakan warga setempat. Ayah kandungnya diketahui masih hidup dan berdomisili di Solok Selatan, sementara ibunya telah meninggal dunia sekitar empat tahun lalu.
Menindaklanjuti kepastian tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Solok langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Solok Selatan untuk mempersiapkan proses pemulangan anak ke keluarga.
Pada Senin (19/1/2026), tim Dinas Sosial Kabupaten Solok yang dipimpin Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dafitrach Yusrizal, S.Kom., M.Si., secara langsung mengantar anak tersebut ke Kabupaten Solok Selatan. Proses perjalanan dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi memastikan kondisi dan keselamatan anak tetap terjaga.
Setibanya di Solok Selatan pada dini hari, penyerahan anak kepada pihak keluarga berlangsung lancar dan penuh empati, disaksikan serta dikoordinasikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Solok Selatan.
Dengan kembalinya anak tersebut ke lingkungan keluarga, pencarian panjang atas identitas dan asal-usulnya pun berakhir, sekaligus memastikan hak anak untuk hidup dalam perlindungan keluarga terpenuhi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Desmalia Ramadhanur, menyampaikan bahwa anak tersebut termasuk kategori Pemerlu Layanan Kesejahteraan Sosial (PLKS) yang wajib mendapatkan penanganan cepat dan tepat.
“Negara harus hadir bagi warga yang berada dalam kondisi paling rentan. Kolaborasi jejaring sosial menjadi kunci utama dalam penanganan kasus kemanusiaan seperti ini,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah mampu menghadirkan solusi nyata. Di tengah keterbatasan sang anak, nilai kemanusiaan bekerja tanpa sorotan, namun nyata, hingga akhirnya mengantarkannya kembali ke rumah.
#Rinal








Tidak ada komentar