Sekda Medison Lantik Febri Fauza, Kembali Pimpin Perumda Tirta Solok Nan Indah Periode 2026–2031
PNews | Solok (SUMBAR)--- Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, resmi melantik jajaran Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah untuk masa jabatan 2026 - 2031 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Kamis (23/4/2026). Dalam pelantikan tersebut, Febri Fauza kembali dipercaya memimpin perusahaan daerah air minum itu untuk periode kedua.
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para pejabat daerah, mulai dari asisten, kepala OPD, hingga camat se-Kabupaten Solok. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan bersama terhadap penguatan kinerja perusahaan daerah ke depan.
Penunjukan kembali Febri Fauza dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kesinambungan kepemimpinan dan tata kelola perusahaan. Diharapkan, keberlanjutan ini mampu mendorong percepatan peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Medison menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan kinerja secara menyeluruh. Ia meminta seluruh jajaran bekerja lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah masih rendahnya cakupan layanan air bersih. Hingga kini, tingkat pelayanan baru berada di kisaran 57 persen, sehingga membutuhkan langkah strategis untuk meningkatkannya dalam beberapa tahun ke depan.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari persoalan infrastruktur yang telah menua. Sebagian besar jaringan pipa yang dikelola telah berusia lebih dari 10 hingga 20 tahun, sehingga memerlukan rehabilitasi dan pembaruan secara bertahap.
Selain itu, dalam lima tahun terakhir belum terdapat penyertaan modal dari pemerintah daerah, yang berdampak pada terbatasnya kemampuan perusahaan dalam melakukan perbaikan jaringan secara signifikan.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah strategis, termasuk rencana penyertaan modal guna memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas layanan, serta memperluas cakupan air bersih bagi masyarakat.
Di sisi lain, Medison juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir dalam pelayanan. Ia menegaskan bahwa orientasi kerja tidak lagi berpusat pada internal organisasi, melainkan harus berfokus pada kepuasan pelanggan, seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin kritis.
Menurutnya, Perumda harus dibangun dengan semangat kebersamaan sebagai satu kesatuan yang solid. Seluruh jajaran memiliki peran penting tanpa sekat atau ego sektoral dalam bekerja.
Tantangan lain yang tidak kalah besar datang dari dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan jaringan dan mengganggu sekitar 6.500 sambungan rumah atau setara dengan 26 persen pelanggan.
Kondisi ini menjadi ujian serius bagi ketahanan sistem layanan air bersih, sekaligus menuntut percepatan pemulihan dan penguatan infrastruktur agar lebih tangguh menghadapi potensi bencana ke depan.
Di akhir sambutan, Medison menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih, namun mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri. Ia mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan melalui kerja sama, inovasi, dan komitmen yang kuat demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
#Dell-PARANG.03








Tidak ada komentar