Breaking News

Gerakan Pengendalian Hama Tikus Digelar di Areal Persawahan Nagari Talang

PNews | Solok (SUMBAR)--- Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Pertanian menggelar gerakan pengendalian hama tikus di areal persawahan Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang. Langkah ini dilakukan menyusul meluasnya serangan hama tikus yang mengancam produktivitas padi petani dan berpotensi menyebabkan gagal panen.

Kegiatan pengendalian dilaksanakan pada Selasa (27/1/2026) di Jorong Tabek Pala, Nagari Talang. Gerakan ini melibatkan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Brigade Pangan, Pemerintah Nagari Talang, serta ratusan petani setempat. Metode pengendalian dilakukan melalui penebaran racun tikus secara serentak di areal persawahan terdampak.

Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Syamsurizal menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan sementara, luas lahan persawahan yang terdampak serangan hama tikus diperkirakan mencapai sekitar 100 hektare dan masih berpotensi bertambah.
“Untuk sementara yang bisa saya laporkan, luas sawah terdampak sekitar seratus hektare. Kondisi ini masih berjalan dan datanya bisa terus bergerak,” ujar Syamsurizal. 

Syamsurizal menjelaskan bahwa dirinya baru mulai bertugas di Kecamatan Gunung Talang sejak 17 Januari 2026, sehingga pendataan rinci sebelumnya masih dalam proses verifikasi. Meski demikian, dampak serangan hama tikus di lapangan sudah sangat dirasakan petani, bahkan sebagian lahan dilaporkan mengalami gagal panen.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Iskan Nofis, S.P., menilai persoalan hama tikus di Nagari Talang telah berada pada level darurat pertanian dan memerlukan penanganan serius serta berkelanjutan.
“Ini bukan persoalan rutin tahunan. Kalau dibiarkan, dampaknya sangat besar terhadap ekonomi petani dan ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Iskan Nofis juga menekankan pentingnya kehadiran aktif pemerintah di lapangan. Ia berharap Dinas Pertanian tidak hanya bergerak saat kondisi sudah darurat, tetapi lebih sering turun langsung ke tengah masyarakat.
“Saya berharap Dinas Pertanian lebih intens turun ke lapangan agar benar-benar mengetahui kondisi petani kita. Dengan turun langsung, pemerintah bisa melihat persoalan riil yang dihadapi petani, bukan hanya berdasarkan laporan,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi langsung antara pemerintah dan petani akan membuat kebijakan pertanian, termasuk pengendalian hama, menjadi lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan. Ia menilai pendampingan berkelanjutan menjadi kunci agar persoalan serupa dapat dicegah sejak dini.

Iskan Nofis menegaskan DPRD Kabupaten Solok akan mendorong agar penanganan hama tikus dan pendampingan petani menjadi prioritas dalam penganggaran daerah, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi beras unggulan.
“Petani kita jangan dibiarkan berjuang sendiri. Pemerintah harus hadir sebelum petani mengalami kerugian yang lebih besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Deslirizaldi, S.P., M.P., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan sejumlah usulan strategis kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memperkuat sektor pertanian secara menyeluruh.
“Usulan ini mencakup penyediaan benih, alat dan mesin pertanian, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga perbaikan irigasi dan sarana pendukung lainnya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penanganan hama tikus tidak dapat dilakukan secara insidental, melainkan membutuhkan dukungan anggaran yang kuat dan berkelanjutan.
“Yang kita jaga bukan hanya sawah, tetapi keberlangsungan ekonomi petani dan ketahanan pangan Kabupaten Solok,” tegas Deslirizaldi.

Dinas Pertanian berharap dukungan penuh dari TAPD dan DPRD Kabupaten Solok agar usulan tersebut dapat direalisasikan, mengingat wilayah Talang, Jawi-Jawi, dan Pinang Sinawa sebelumnya pernah ditetapkan sebagai sentra produksi beras kualitas super premium berdasarkan kajian Institut Pertanian Bogor (IPB).

#Rinal 

Tidak ada komentar

"BOFET HARAPAN PERI"


Selamat datang... Semoga Anda Puas, Silahkan Share