Breaking News

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Bupati Solok dan Istri Turun Langsung Donor di GOR Agus Salim Padang

PNews | Padang (SUMBAR)--- Suasana Minggu pagi di GOR H. Agus Salim terasa berbeda. Deretan kursi donor terisi, relawan hilir mudik, dan wajah-wajah penuh harap memenuhi ruangan. Di tengah aktivitas itu, tampak Jon Firman Pandu duduk tenang, lengan kirinya siap didonorkan. Di sampingnya, sang istri, Nia Jon F Pandu, ikut mengambil peran yang sama menyumbangkan setetes darah untuk sesama.

Kehadiran keduanya bukan sekadar seremonial. Bagi banyak peserta, momen itu menjadi penguat bahwa kepedulian bisa dimulai dari tindakan sederhana. “Setetes darah kita mungkin kecil, tapi bagi yang membutuhkan, itu adalah harapan,” tutur Bupati sembari tersenyum kepada warga yang antre di belakangnya.

Aksi kemanusiaan yang digelar bersama Palang Merah Indonesia ini mempertemukan berbagai unsur: masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga jajaran pemerintah daerah se-Sumatera Barat. Dari petugas medis yang telaten memeriksa tekanan darah hingga relawan yang sigap menenangkan pendonor pertama kali, semua bergerak dalam semangat gotong royong.

Momen hangat terjadi saat proses donor berlangsung. Dengan penuh semangat dan antusias, Bupati Solok bahkan sempat berkelakar kepada petugas medis,

“Donor darah untuk kemanusiaan, saya empat kantong ambillah… untuk rakyat semuanya lah… untuk kemanusiaan semuanya lah.”

Candaan itu disambut senyum dan tepuk ringan dari para peserta, menjadi simbol semangat pengabdian yang tulus bagi masyarakat.

Bagi Ny. Nia, donor darah bukan hanya soal membantu orang lain, tetapi juga merawat kesehatan diri. Ia menyempatkan menyapa para kader PKK yang hadir, mengajak mereka menjadikan donor darah sebagai kebiasaan baik. “Kalau kita sehat, kita bisa lebih banyak membantu,” ujarnya lembut.

Sejak pagi, antusiasme warga tak surut. Beberapa datang bersama keluarga, ada pula yang baru pertama kali memberanikan diri. Seorang ibu muda terlihat menggenggam tangan anaknya sebelum dipanggil petugas sebuah pemandangan kecil yang menyiratkan keberanian dan kepedulian yang tumbuh bersama.

Kegiatan berjalan tertib dengan mengikuti prosedur medis yang ketat. Namun yang paling terasa bukan sekadar kelancaran teknis, melainkan hangatnya solidaritas. Di ruangan itu, status dan jabatan seolah melebur; yang tersisa hanyalah manusia-manusia yang saling peduli.

Melalui aksi sederhana di Kota Padang ini, Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya pada program kemanusiaan bahwa kepemimpinan tak hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga dalam teladan nyata: duduk di kursi donor, mengulurkan lengan, dan berbagi harapan bagi yang membutuhkan. 

#Rinal

Tidak ada komentar

"BOFET HARAPAN PERI"


Selamat datang... Semoga Anda Puas, Silahkan Share