Kepala SMPN Surulangun Klarifikasi Isu Beredar Kesalahpahaman, Tidak Ngantor
PNews | Muratara (SUMSEL)--- Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Ahmad Dimyati, M.Pd, memberikan klarifikasi di SMPN Surulangun terkait isu dugaan tidak masuk kantor yang sempat viral dan menjadi sorotan publik.
Klarifikasi tersebut disampaikan Ahmad Dimyati diruang kerjanya pada Kamis (15/1/2026), menyusul pemberitaan salah satu media yang mempertanyakan keberadaannya saat jam kerja.
Ahmad Dimyati menjelaskan, pada Selasa (13/01/2026) dirinya memang tidak berada di sekolah karena sedang sakit demam dan telah menjalani pengobatan selama beberapa hari. Ketidakhadiran tersebut, kata dia, sudah disertai izin resmi kepada Wakil Kepala Sekolah (Waka).
“Sebelum berobat, saya sudah menyampaikan izin tidak masuk sekolah kepada wakil kepala sekolah karena kondisi kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, informasi ketidakhadiran tersebut juga telah disampaikan melalui pesan singkat, sekaligus memberikan arahan agar kegiatan administrasi sekolah tetap berjalan, termasuk penyelesaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang ditargetkan rampung pada Januari 2026.
Terkait isu dirinya jarang masuk kantor, Ahmad Dimyati menegaskan hal tersebut tidak benar dan murni terjadi karena kesalahpahaman dalam proses konfirmasi.
“Saya tidak masuk kantor karena sakit, bukan tanpa alasan. Isu saya jarang ngantor itu tidak benar,” tegasnya.
Hanya saja ketika ada media yang datang untuk mengajukan kerjasama,saya sedang tidak berada di tempat,saya juga terkadang pulang sore dari sekolah
Di akhir pernyataannya, Kepala SMPN Surulangun itu menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas kesalahpahaman yang terjadi.
“Kami manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan dan sala,Saya mohon maaf apabila terjadi kesalahpahaman,” tutupnya.
#A.Rahman








Tidak ada komentar