Kabupaten dan Kota Solok Matangkan Kerja Sama Sektor Perdagangan
PNews | Kota Solok (SUMBAR)--- Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kota Solok perkuat kerja sama perdagangan antar daerah, Pembahasan tersebut ditindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama sebagai upaya mempertegas sinergi ekonomi kedua daerah.
Pembahasan berlangsung di Kantor Dinas Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah Kota Solok, Rabu (14/1/2026), yang juga dihadiei oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari kedua pemerintahan. Dari Pemerintah Kota Solok hadir Asisten II Zulkifli, S.P., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Zulkarnaini, A.P., M.Si., serta Tim Koordinasi Satuan Daerah (TKSD) yang terdiri dari unsur Bappeda, Bagian Perekonomian, Kerja Sama Daerah, Hukum, UKPBJ, dan BKD.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten Solok, Dihadiri oleh Kepala DKUKMPP Radiatul Hayat, S.H., M.H., bersama Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Rince Kusmala Dewi, S.E., M.M., beserta jajaran. Turut menghadiri pula beberapa OPD lainnya yaitu Bappeda/Bapelitbang, Bagian Kerja Sama Daerah, BKD, Bagian Perekonomian, Bagian Hukum, dan UKPBJ Setda Kabupaten Solok di bawah koordinasi Asisten II Setda Kabupaten Solok, Jefrizal, S.Pt., M.T.
Pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama yang telah ditandatangani pada 23 Mei 2025 oleh Bupati Solok Dr. Hc. H. Jon Firman Pandu, S.H., dan Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M.
Kerja sama ini digagas oleh Kepala Bidang Perdagangan Kabupaten Solok Rince Kusmala Dewi dan Kepala Bidang Perdagangan Kota Solok Hasrul Hendri sebagai upaya menyatukan potensi ekonomi kedua daerah. Kabupaten Solok selama ini dikenal sebagai sentra produksi bahan pangan dan komoditas pertanian, sementara Kota Solok berfungsi sebagai pusat perdagangan dan distribusi. Sayangnya, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya terkelola secara sistematis dan terintegrasi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Solok, Jefrizal, menegaskan bahwa kerja sama perdagangan antar daerah ini tidak boleh berhenti pada tataran dokumen semata. Ia menyebut, sinergi produksi dan distribusi sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga serta menekan laju inflasi daerah.
“Jika distribusi tidak berjalan optimal, maka kelangkaan dan gejolak harga akan terus berulang. Kabupaten Solok sebagai daerah penghasil memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga pasokan, namun itu harus didukung oleh sistem distribusi yang jelas dan komitmen bersama,” tegas Jefrizal.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Solok siap mendorong implementasi kerja sama ini melalui penguatan regulasi, koordinasi lintas OPD, serta pembinaan pelaku usaha dan petani. Namun demikian, keberhasilan kerja sama tersebut sangat bergantung pada keseriusan kedua daerah dalam menerjemahkan kesepakatan menjadi program nyata yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Kerja sama perdagangan antar Kabupaten dan Kota Solok ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial atau formalitas birokrasi. Publik menanti langkah konkret yang mampu memperlancar distribusi, menjaga stabilitas harga, serta benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
#RINALD








Tidak ada komentar