Breaking News

Dinas Sosial P3A Padang Pariaman Adakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Pada Masyarakat Luas

P
News |
 Padang Pariaman--- Dinas sosial P3A Padang Pariaman mengadakan sosialisasi Pencegahan kekerasan terhadap anak di aula Dinsos P3A Jum'at 23/6/2023, dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Ketua LKAM Padang Pariaman, Ketua MUI Padang Pariaman, Ketua TP PKK dan GOW Padang Pariaman, Bundo Kanduang, Baznas, LKKS Padang Pariaman, beberapa Wali Nagari, Forum anak, serta beberapa undangan lainnya. 

Kegiatan Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Plh Kepala Dinas Sosial P3A Padang Pariaman Suhatman, dalam sambutannya Suhatman menyampaikan "Dinas Sosial P3A Padang Pariaman dalam membantu pimpinan melaksanakan tugas hariannya adalah menyelenggarakan 2 urusan wajib dasar terkait dengan kesosialan, ada 5 SPM yang wajib kita tangani yaitu Penanganan terhadap lansia, Disabilitas, Anak terlantar, gelandangan dan fakir miskin, dan bencana, yang kedua urusan wajib non dasar ruang lingkupnya termasuk pada perlindungan anak, yang intinya adalah ada 2 urusan yang sangat potensi sekali yang dilaksanakan oleh Dinas sosial P3A".

Suhatman menambahkan "Merujuk kepada Undang-Undang Nomor 23 tentang perlindungan anak ada 2 poin pokok yang perlu kita pahami yaitu terlindungi hak anak untuk mendapatkan penghidupan yang layak, pendidikan, kesehatan dan sebagainya, yang kedua mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, ini 2 ranah yang perlu kita tekankan kepada masyarakat bersama-sama bahwasanya memang kebutuhan anak terkait mendapatkan perlindungan haknya, jadi kita sudah melakukan hal ini baik itu ditingkat nagari, kecamatan, maupun ditingkat kabupaten, salah satu poin penting dari tujuan pembangunan berkelanjutan itu bagaimana hak anak-anak terpenuhi".

"Hari ini kita sibuk dengan penanganan stunting bersama-sama kita kerahkan seluruh tenaga dan seluruh stakeholder yang ada dengan tujuan anak-anak kita terbebas dari stunting, anak-anak kita terbebas dari kekurangan kesehatan, sampai di urusan itu ternyata ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab merusak semuanya, terjadi kekerasan dalam bentuk fisik, terjadi kekerasan dalam bentuk pelecehan seksual, sementara usaha yang telah kita lakukan akan rusak semuanya gara-gara hal ini, kedepan bagaimana kita bersama-sama memperhatikan agar kekerasan terhadap anak ini betul-betul kita tiadakan" ucap Suhatman

"Terkait masalah kekerasan anak ditengah-tengah masyarakat perlu adanya masyarakat yang berani melaporkan karna dengan adanya laporan tersebut akan bisa tertangani apabila tidak adanya laporan maka akan menjadi ibarat api dalam sekam, seperti kasus pelecehan seksual dan sodomi tentu adanya pencegahan yang ekstra dari berbagai pihak, untuk itu kami menghimbau kepada kita semua untuk lebih peduli dalam memperhatikan keluhan serta kebutuhan terhadap anak, sehingga nantinya kita bisa meminimalisir kemungkinan-kemungkinan hal yang terjadi yang tidak kita inginkan terhadap anak, pesan-pesan terkait dengan perlindungan anak ini selalu kita sampaikan karna ini adalah hal yang sangat urgent, tentunya kami sangat berterima kasih kepada seluruh undangan yang telah meluangkan waktunya untuk kegiatan ini, perlu kami tekankan kembali terkait masalah perlindungan anak perlu adanya pelopor dan pelapor" tutup Suhatman. 

#AL/CAN  

Tidak ada komentar

"BOFET HARAPAN PERI"


Selamat datang... Semoga Anda Puas, Silahkan Share