Bupati Solok Jon Firman Pandu Gandeng BSI Solok Sukseskan SANG JUARA di SMPN 4 Lembang Jaya
PNews | Solok (SUMBAR)--- Komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam membangun budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan sejak usia sekolah, program SANG JUARA (Satu Anak Nagari, Satu Juara) diperkuat melalui kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Solok di SMP Negeri 4 Lembang Jaya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bupati Solok Jon Firman Pandu untuk menjadikan SANG JUARA sebagai gerakan bersama dalam menanamkan kebiasaan positif kepada generasi muda. Program ini tidak hanya diarahkan pada aktivitas menabung, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter disiplin, mandiri dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Elafki, S.Pd., MM, turut hadir memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menabung sejak dini melalui rekening BSI, sehingga antusiasme siswa semakin terbakar untuk segera memiliki rekening BSI.
Kolaborasi dengan BSI Solok diharapkan semakin memperluas dukungan dunia perbankan terhadap program tersebut. Melalui keterlibatan lembaga keuangan, para pelajar mendapatkan kesempatan mengenal pengelolaan keuangan secara lebih dekat dan praktis sejak bangku sekolah.
Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa budaya menabung merupakan kebiasaan sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi masa depan anak-anak. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar gerakan tersebut tumbuh dari sekolah, kemudian diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
SANG JUARA juga dirancang sebagai bagian dari investasi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Solok terhadap generasi penerus. Dengan membiasakan anak menyisihkan sebagian uang yang dimiliki, mereka diharapkan mulai memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan serta belajar menetapkan tujuan keuangan.
Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Tissa Hellidhya Vicelly Meriska, S.T., menyampaikan bahwa sinergi dengan perbankan merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat implementasi SANG JUARA. Kehadiran lembaga keuangan memungkinkan edukasi literasi keuangan diberikan secara lebih konkret kepada peserta didik.
Menurutnya, keberlanjutan SANG JUARA membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah, satuan pendidikan, perbankan, orang tua dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam membentuk kebiasaan positif tersebut.
Di sisi lain, jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok terus mendorong satuan pendidikan untuk menjadi lingkungan yang mampu menumbuhkan karakter positif peserta didik. Budaya menabung diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi ikut terbawa ke rumah dan menjadi kebiasaan dalam keluarga.
Pelaksanaan SANG JUARA di SMPN 4 Lembang Jaya pada Jumat (7/8/2026) sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan program pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah daerah tidak berjalan sendiri, tetapi menggandeng perbankan dan dunia pendidikan untuk menciptakan ekosistem literasi keuangan bagi pelajar.
Melalui gerakan ini, satu kebiasaan kecil diharapkan mampu melahirkan perubahan besar. Menabung sejak sekolah menjadi langkah awal untuk membangun generasi yang disiplin, mandiri, cerdas mengelola keuangan dan memiliki orientasi terhadap masa depan.
SANG JUARA pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah rekening tabungan, tetapi tentang bagaimana Pemerintah Kabupaten Solok menanamkan nilai dan kebiasaan baik kepada generasi muda. Dari sekolah dan nagari, gerakan tersebut diharapkan tumbuh menjadi investasi sosial untuk melahirkan generasi unggul Kabupaten Solok di masa mendatang.
#dell_PARANG








Tidak ada komentar